Roti Bolu Pisang Cokelat Keping Panggang dan Kukus


Kemarin tidak ada pesanan Kue ULTAH maupun Pizza. Itu artinya punya banyak waktu bebikinan di dapur. Siang bikin Roti Bolu Pisang dan malamnya bikin Bolu Cokelat Jadi Brownies dua loyang untuk Kue ULTAH dan Kue Bahagia (Ucapan Hari Ibu). Hari ini kuenya sisa dihias saja.


Nah, kebetulan ada sisa pisang 9 buah di rumah. Akhirnya saya bikin Roti Bolu Pisang lagi deh. Kali ini saya tambahkan cokelat keping dengan jumlah yang lebih sedikit dibandingkan Roti Bolu Pisang Cokelat Keping yang pernah saya tampilkan fotonya bulan lalu. Tapi rasanya tetap uueeennaakkk dan rasa tambah lagi, heheheh.

Berikut resep praktisnya ya....

ROTI BOLU PISANG COKELAT KEPING
Hasil modifikasi sendiri 😍


Bahan:
2 sdt ragi instan
2 sdm (30 g) gula pasir
500 ml air hangat
9 buah pisang kepok yang sudah sangat matang
600 g terigu biasa
8 sdm (120 g) gula pasir
1/2 sdt garam
2 sdm (30 ml) minyak goreng
100 g cokelat keping
Margarin dan terigu secukupnya


Cara Membuat:
  1. Campur gula dan air hangat, aduk sampai gula larut kemudian tambahkan ragi dan aduk rata kembali lalu sisihkan.
  2. Kupas pisang dan haluskan memakai bagian bawah gelas.
  3. Tambahkan gula pasir dan garam, aduk rata kemudian masukkan larutan ragi lalu aduk rata dengan whisk.
  4. Masukkan terigu dan aduk rata.
  5. Tambahkan minyak dan aduk rata.
  6. Terakhir, tambahkan cokelat keping dan aduk rata.
  7. Tuang ke dalam loyang yang telah diolesi margarin dan ditaburi terigu sebelumnya, tutup loyang dengan apa saja kemudian diamkan selama satu jam. Saya menggunakan loyang persegi 20 cm dan loyang bundar diameter 19 cm.
  8. Setelah satu jam, panaskan kukusan dan oven lalu kukus dan panggang adonan sampai matang. Saya mengukus adonan dalam loyang bundar selama 20 menit dan memanggang adonan dalam loyang persegi selama 30 menit.
  9. Setelah dingin, keluarkan kue dari loyang dan potong-potong sesuai selera.
  10. Roti Bolu Pisang Cokelat Keping rasa tambah lagi, siap dinikmati.
Beberapa kali bikin bolu dan roti yang dikukus, tapi belum sukses.
Bagian atasnya masih kena air tetesan penutup panci,
padahal sudah saya bungkus kain. 😕

Hhhmmmm..., lezzzattnya..., sepotong saja tidak cukup dan pengen lagi. Tapi kuenya habis dimakan teman-temannya adik saya, Khalil, yang lagi bantuin memperbaiki atap rumah yang lepas karena angin kencang beberapa hari yang lalu.


Lho, kan ada dua loyang kuenya? Iya, tapi yang satunya mau aku hias untuk dijadikan kue Ucapan Hari Ibu. Jadi yang dipotong roti bolu kukus sedangkan roti bolu panggangnya disimpan dulu. Zahra dan Ayahnya juga masih pengen lagi, sedangkan Mama, Ibunya Oi' dan kakak-kakak saya yang lain malah tidak kebagian, heheheh. Alhamdulillah laris manis dan senangnya itu pake banget.

Semoga bermanfaat dan sesuai selera ya. Selamat mencoba. 😍

Komentar

  1. iya mba kalau laris manis itu senangnya ya mba... coba kalau ga.. kebayang kan harus menikmati sendirian he he he

    BalasHapus

Posting Komentar

Terimakasih banyak telah berkunjung dan membaca tulisan di Dapur Ima, semoga bermanfaat. Khusus bagi komentar yang tidak sesuai dengan topik, mohon maaf karena saya akan menghapusnya.

Paling Banyak Dibaca

Manfaat Minum Entrasol QuickStart

7 Bentuk Spuit Kue dan Hasilnya