Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2018

Ubi Rebus Keju

Gambar
Alhamdulillah pada hari ke-300 di tahun 2018 ini yang juga bertepatan dengan Hari Blogger Nasional, saya bisa kembali menyapa teman-teman pembaca Dapur Ima. Teman-teman sehat kan? Semoga hari ini kita semua sehat dan bahagia selalu.

Selamat Hari Blogger Nasional. Semoga semua Blogger Indonesia semakin sukses dan semangat untuk tetap berbagi informasi atau cerita yang bermanfaat dan penuh inspirasi.

Hari ini saya ingin berbagi foto ubi rebus yang tampilannya sedikit lebih berkelas daripada ubi rebus pada umumnya. Yah, bisa dibilang ubinya naik kelas karena bersanding dengan keju, hehehe.


Selasa lalu, saya minta dibuatkan ini sama adik saya. Kebetulan ada beberapa ubi jalar di dapur yang menunggu dieksekusi dan juga masih ada keju sisa Salad Buah Tanpa Mayonaise yang saya posting Minggu lalu.

Saya sudah sering melihat olahan kentang dicampur keju walaupun belum pernah merasakan rasanya seperti apa? Nah, karena di rumah yang tersedia adalah ubi jalar dan keju, jadi saya berpikir untuk m…

Salad Buah Tanpa Mayonaise

Gambar
Salad buah merupakan makanan yang paling mudah dibuat. Tinggal potong-potong buah, kemudian dicampur krimer kental manis dan mayonaise. Jadi deh. Ada juga yang mempercantik tampilannya dengan tambahan keju parut dan potongan buah anggur seperti salad yang saya buat hari ini.

Meskipun salad umumnya menggunakan mayonaise, tapi salad perdana buatan saya ini tidak menggunakan mayonaise. Soalnya saya tidak suka mayonaise. Rasanya rada-rada asam gitu di lidah saya. Maklum, lidah saya kampungan seperti orangnya.


Salad yang saya buat ini tidak saya buat sendiri. Tapi dibantu oleh adik saya, Icha. Dia yang belanja bahannya ke pasar dan dia juga yang bantu-bantu saya menyiapkan peralatannya. Terimakasih banyak ya, dinda, sudah bersedia saya repot kan untuk yang kesekian kalinya.

Buah yang saya gunakan untuk salad cuma 3 macam, yaitu buah naga, apel dan anggur. Harusnya sih ada pepaya juga, tapi karena pepayanya sudah matang sementara saya sukanya pepaya mengkal, jadi pepayanya batal digunakan.


Buroccong atau Buroncong

Gambar
Hai semuanya...
Jumat lagi ternyata. Padahal saya sama sekali tidak membuat jadwal menulis khusus di hari Jumat. Meskipun foto Buroccong ini sudah saya abadikan sejak Rabu lalu.

Sebenarnya, Buroccong ini hanya cadangan. Soalnya dari tampilan amat sangat biasa saja. Tapi karena sampai hari ini saya belum mengisi Dapur Ima dengan sesuatu, ya sudah, yang penting terisi saja. Duh! Lama-lama makin tidak berkualitas nih isinya Dapur Ima. Maafkan ya, teman-teman!

Teman-teman sudah tahu apa itu Buroccong kan? Tahun lalu saya sudah pernah menampilkannya di Dapur Ima dengan bentuk yang berbeda dari Buroccong pada umumnya karena saya membuatnya menggunakan cetakan kue Cubit.


Dari bentuknya, Buroccong ini mirip dengan kue Pancong atau kue Bandros. Tapi sebenarnya Buroccong dengan kue Pancong terbuat dari bahan yang berbeda. Kue Pancong terbuat dari tepung beras sedangkan Buroccong terbuat dari tepung terigu.

Buroccong atau Buroncong dalam bahasa Bugis Makassar adalah salah satu jajanan pasar yan…

Mandar di Dapur dan Cerita Tentang Gempa

Gambar
Tulisan pertama di bulan Oktober. Itupun saya memaksa diri untuk bangun foto-foto karena sangat ingin menulis di Dapur Ima.

Jumat lalu, saat mengetik tentang ubi, saya sudah tahu bahwa ada gempa di Donggala, Palu, Sulawesi Tengah. Tapi, saya sama sekali tidak menyangka bahwa akan ada gempa lagi yang berpusat di Sulawesi Tengah yang guncangannya terasa sampai di Limboro, Polewali Mandar, Sulawesi Barat.
Saat azan berkumandang di beberapa masjid dekat rumah, tiba-tiba kami (saya, adik ipar saya, dan Zahra) merasakan rumah bergoyang. Kami pikir hal tersebut disebabkan langkah adik saya, Khalil, yang badannya memang gemuk dan selalu membuat rumah Mama bergoyang ketika ia berjalan.

Namun saat goyangan tersebut tidak berhenti dan tidak ada orang yang sedang berjalan, kami lalu tersadar bahwa goyangan itu adalah gempa.
Situasi mulai panik. Rumah semakin bergoyang, suara kayu berderit dan kami serasa diayun. Adik ipar saya, Icha, yang posisinya sedang berdiri di depan pintu kamar mulai ketak…