Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

Buroccong atau Buroncong

Gambar
Hai semuanya...
Jumat lagi ternyata. Padahal saya sama sekali tidak membuat jadwal menulis khusus di hari Jumat. Meskipun foto Buroccong ini sudah saya abadikan sejak Rabu lalu.

Sebenarnya, Buroccong ini hanya cadangan. Soalnya dari tampilan amat sangat biasa saja. Tapi karena sampai hari ini saya belum mengisi Dapur Ima dengan sesuatu, ya sudah, yang penting terisi saja. Duh! Lama-lama makin tidak berkualitas nih isinya Dapur Ima. Maafkan ya, teman-teman!

Teman-teman sudah tahu apa itu Buroccong kan? Tahun lalu saya sudah pernah menampilkannya di Dapur Ima dengan bentuk yang berbeda dari Buroccong pada umumnya karena saya membuatnya menggunakan cetakan kue Cubit.


Dari bentuknya, Buroccong ini mirip dengan kue Pancong atau kue Bandros. Tapi sebenarnya Buroccong dengan kue Pancong terbuat dari bahan yang berbeda. Kue Pancong terbuat dari tepung beras sedangkan Buroccong terbuat dari tepung terigu.

Buroccong atau Buroncong dalam bahasa Bugis Makassar adalah salah satu jajanan pasar yan…

Mandar di Dapur dan Cerita Tentang Gempa

Gambar
Tulisan pertama di bulan Oktober. Itupun saya memaksa diri untuk bangun foto-foto karena sangat ingin menulis di Dapur Ima.

Jumat lalu, saat mengetik tentang ubi, saya sudah tahu bahwa ada gempa di Donggala, Palu, Sulawesi Tengah. Tapi, saya sama sekali tidak menyangka bahwa akan ada gempa lagi yang berpusat di Sulawesi Tengah yang guncangannya terasa sampai di Limboro, Polewali Mandar, Sulawesi Barat.
Saat azan berkumandang di beberapa masjid dekat rumah, tiba-tiba kami (saya, adik ipar saya, dan Zahra) merasakan rumah bergoyang. Kami pikir hal tersebut disebabkan langkah adik saya, Khalil, yang badannya memang gemuk dan selalu membuat rumah Mama bergoyang ketika ia berjalan.

Namun saat goyangan tersebut tidak berhenti dan tidak ada orang yang sedang berjalan, kami lalu tersadar bahwa goyangan itu adalah gempa.
Situasi mulai panik. Rumah semakin bergoyang, suara kayu berderit dan kami serasa diayun. Adik ipar saya, Icha, yang posisinya sedang berdiri di depan pintu kamar mulai ketak…

Ubi Goreng atau Singkong Goreng

Gambar
Hai semua...
Lama tak jumpa ya?
Apa kabar nih?
Semoga semua pembaca Dapur Ima sehat dan bahagia selalu.

Saya lama tak mengisi Dapur Ima karena tidak punya bahan untuk ditulis. Mau berbagi resep belum bisa masak-masak. Mau berbagi info tentang makanan, minimal berbagi foto saja, tidak ada makanan yang bisa difoto.

Beberapa kali pesan makanan yang dijual di Facebook, tapi rata-rata penjualnya tinggal di Majene dan wilayah pengantaran paling cuma sampai di Tinambung (jalan poros provinsi). Jadi, saya yang tinggal di Limboro tidak kebagian deh karena jaraknya terlalu jauh.


Pernah juga, kakak saya, Adil, membawa roti bakar yang mengingatkan saya pada seseorang. Tapi, karena kakak saya pulangnya sudah malam, saya tidak bisa mengabadikan foto roti bakar tersebut karena kekurangan cahaya.

Aduh! Bakalan berdebu nih Dapur Ima karena kelamaan ditinggal.

Sebenarnya ada sih penjual makanan yang tinggalnya di Palece. Itu loh yang jualan Pisang Peppe'. Tapi, rata-rata jualannya adalah makanan y…

Roti Maros dan Kenangan

Gambar
Ada yang suka makan roti di sini? Kalau saya suka banget, apalagi buatan sendiri. Makannya bisa sampai puas, heheheh.

Nah, berbicara tentang roti, salah satu roti yang dulu pernah populer di tahun 2000an dan sekarang sedang populer lagi, ini nama kerennya Roma atau Roti Maros.

Dulu zaman SMA, setiap ada kerabat atau keluarga teman yang ke Makassar, oleh-olehnya pasti Roti Maros. Waktu saya kuliah di Makassar, saat pulang kampung (bila ada uang lebih) saya juga biasa beli Roti Maros untuk oleh-oleh keluarga di rumah.


Waktu itu kemasan Roti Maros belum secantik sekarang. Dulu hanya dibungkus koran lalu dimasukkan ke dalam plastik putih. Lalu, beberapa tahun kemudian kemasannya dipercantik sedikit menggunakan mika. Sekarang, kemasannya sudah semakin cantik dan menarik serta lengkap dengan brand atau mereknya.

Dulu, hanya orang-orang tertentu yang bisa menikmati Roti Maros. Tapi sekarang, Roti Maros sudah bisa dinikmati oleh semua orang. Tinggal buka Facebook, masuk ke grup dagang (saya …

3 Macam Olahan Pisang Khas Mandar

Gambar
Pisang adalah salah satu buah yang sangat sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Ada pisang kepok (Loka Manurung), pisang raja (Loka Balambang), pisang Ambon (Loka Tira'), Pisang Mas (Loka-loka) dan masih banyak jenis pisang lainnya.

Provinsi Sulawesi Barat, tepatnya di Kabupaten Polewali Mandar adalah salah satu Kabupaten yang memiliki banyak kebun pisang dan kelapa. Itu sebabnya banyak makanan Mandar yang dibuat menggunakan salah satu atau gabungan dari kedua bahan tersebut.


Sebut saja beberapa olahan pisang yang sudah sangat populer, yaitu kolak pisang, pisang goreng, pisang ijo, pisang epe' dan pisang peppe'. Juga olahan pisang yang sangat populer pada zaman dulu di Mandar dan mulai populer lagi di zaman sekarang, yaitu Loka Sari, Loka Sattai dan Loka Anjoroi (Loka Lambu').

Loka Sari adalah pisang yang direbus bersama air santan, gula pasir dan sedikit garam. Sementara Loka Sattai adalah pisang rebus yang diberi santan dan Loka Anjoroi adalah pisang rebus…

Pisang Peppe'

Gambar
Kehadiran Facebook memang sangat membantu banyak orang. Orang yang tadinya tidak punya pekerjaan jadi punya pekerjaan. Salah satunya menjadi penjual aneka makanan dan minuman.

Tak perlu tempat khusus untuk menjual agar dilihat oleh banyak orang. Kita cuma butuh HP dan paket internetan, setelah itu promosi deh jualan kita di Facebook.
Salah satunya penjual Pisang Peppe' ini. Saya melihat jualan beliau di salah satu grup dagang. Dan karena beliau mencantumkan no. WA, saya bisa langsung menghubunginya.
Resep dan tulisan terkait:
Pisang Peppe'
Pisang Epe'
Beda Pisang Epe' dengan Pisang Peppe'


Setelah tanya ini dan itu, akhirnya saya pun pesan Pisang Epe' dan Pisang Peppe'. Sebenarnya sih bisa bikin sendiri, tapi karena kondisi tidak memungkinkan, jadinya pesan aja dan tinggal duduk manis di rumah menunggu makanannya datang.
Menurut saya pelayanan dari sang penjual ini sangatlah baik. Beliau jualan lewat Facebook, tapi untuk pemesanan atau tanya-tanya baiknya mengg…

Food Blogger Terbaik Indonesia 2018 Versi Dapur Ima

Gambar
Selamat datang September ceria.
Semoga bulan ini menjadi bulan terbaik untuk kita semua, sehat, bahagia selalu dan semakin sukses.

Mungkin tulisan semacam ini dianggap tidak penting bagi sebagian orang, tapi menurut saya ini penting bagi saya sebagai dokumen.

Ini adalah tahun ketiga saya membuat tulisan seperti ini dan pada tahun ini yang berhak mendapatkan predikat sebagai Food Blogger terbaik harus memenuhi persyaratan sebagai berikut (persyaratan kali ini lebih masuk akal dibandingkan tahun lalu, heheheh):
Blog tersebut adalah blog yang berisi resep makanan/minuman (tidak seperti Dapur Ima yang isinya gado-gado, heheheh),Blog tersebut diisi secara berkala oleh pemiliknya bukan sekali posting langsung banyak resep yang diposting.Blog tersebut memiliki tulisan/resep terbanyak terhitung sejak awal September 2017 sampai akhir Agustus 2018.Blog tersebut memiliki arsip yang memudahkan pembaca lain menghitung sendiri jumlah artikel yang telah terbit (biar saya ada yang koreksi kalau salah…

Bikang Mawar atau Kue Carabikang

Gambar
Hai pembaca Dapur Ima di seluruh Indonesia? Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat dan bahagia selalu ya.

Hari ini saya akan berbagi info tentang Bikang Mawar atau kue Carabikang yang merupakan salah satu makanan tradisional Indonesia.

Setahu saya, kue Bikang Mawar ini asalnya dari Jawa (mohon koreksinya kalau saya salah). Saya sampai setua ini belum pernah sekalipun melihat kue yang cantik dan berwarna-warni ini. Kalau lihat fotonya sih sudah sering, tapi melihat bentuk aslinya belum pernah sama sekali.

Kue Bikang Mawar ini bahan utamanya adalah tepung beras, tepung terigu, gula pasir dan santan yang kemudian dimasak menggunakan cetakan khusus untuk Bikang. Setelah kuenya matang, pinggirnya dibagi menjadi 6 atau 8 bagian menggunakan gunting lalu ditarik hingga membentuk kelopak (sumber: Jajane Vivi).


Saya dapat foto kue Bikang Mawar ini dari seorang teman yang kenalnya lewat FP Dapur Ima. Hari ini tepatnya tadi pagi, beliau mulai jualan Bikang Mawar dengan menitipkannya dibeberap…

Tulilling Mandar

Gambar
Tulilling. Ada yang pernah mendengar kata atau benda yang bernama Tulilling?

Tulilling adalah salah satu peralatan atau perlengkapan memasak. Terutama bagi yang memasak menggunakan kayu. Tulilling ini digunakan untuk meniup tumpukan kayu dalam tungku atau perapian agar kayu tersebut menyala saat kita memasak.

Tulilling terbuat dari bambu yang dalam bahasa Mandar disebut dengan "tarring". Diameternya kurang lebih 2 cm dan panjangnya kurang lebih 50 cm.

Tadi, setelah mengetik tiga paragraf di atas, saya dapat ide untuk berbagi foto Tulilling ini di grup masak Facebook Langsungenak dulu dan bertanya kepada anggota grup tentang Tulilling ini.

Alhamdulillah dapat respon positif dan saya jadi tahu sebutan untuk Tulilling ini di daerah lain. Terimakasih banyak buat teman-teman di grup LE yang tidak bisa saya sebutkan namanya satu persatu. Semoga sehat, bahagia dan sukses selalu buat teman-teman.

Tulilling ini di Banten, tepatnya di Pandeglang disebut Songsrong. Lalu di Sumedang, J…

Canggoreng Balu'

Gambar
Hai semuanya.
Apa kabar hari ini? Semoga sehat dan bahagia selalu ya.
Hari ini Dapur Ima kembali berbagi informasi tentang makanan yang merupakan salah satu makanan atau camilan kesukaan saya, yang dalam bahasa Mandar disebut Canggoreng Balu'.

Canggoreng Balu' adalah salah satu makanan yang bahannya sangat sederhana, yaitu kacang tanah, gula merah dan air. Canggoreng Balu' ini dalam bahasa Jawa disebut Ampyang.


Bila diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, Canggoreng Balu' berarti kacang yang dibalut gula merah. Sedangkan bila diartikan perkata, Canggoreng artinya kacang dan balu' artinya balut atau dibalut. Khusus paragraf ini, mohon dikoreksi bila saya salah.

Di Makassar, Canggoreng Balu' yang disebut dengan nama Teng Teng/Tenteng ini merupakan oleh-oleh khas Malino. Sementara di Bugis, orang biasa menyebutnya dengan Baje Canggoreng (ada koreksi Baje' Canggoreng) dan di Toraja disebut dengan Bade' Kadong (terimakasih buat teman saya di Toraja atas in…

Kue Kasippi

Gambar
Hari ini kan hari pasar dan kebetulan adik saya, Icha, pergi ke pasar belanja. Saya pun minta dibelikan Kasippi'. Soalnya sudah lama tidak makan Kasippi'.

Berbicara tentang Kasippi' ini, sebenarnya penulisan yang benar yang mana ya? Kasippi (dibaca Kasippi') atau Kasippi'? Pembaca yang tahu tentang ini mohon koreksinya ya!
Nah, ketika Icha sudah pulang dari pasar dan Zahra membawa Kasippi' ini ke kamar. Saya pun memperhatikan si Kasippi' di dalam kemasan.

Wah! Ada dua bentuknya. Yang satu digulung sedangkan yang satu lagi berbentuk bundar kecil. Ada labelnya juga. Keren nih. Biasanya kue yang ada labelnya itu ada di toko-toko kue.
Ada satu hal lagi yang menarik perhatian saya ketika membaca komposisi Kasippi' yang berbentuk bundar. Komposisinya adalah tepung terigu, gula merah dan mantega (mungkin maksudnya mentega atau margarin).
Baru kali ini saya menemukan Kasippi' gula merah. Selama ini setahu saya Kasippi' itu dibuat menggunakan gula pasir…

Enam Tahun Dapur Ima

Gambar
Tak terasa waktu berlalu begitu cepat. Hari ini, Minggu, 12 Agustus adalah hari yang sama saat Dapur Ima dibuat tahun 2012 lalu. Itu artinya hari ini adalah Enam Tahun Dapur Ima.

Terimakasih Tuhan karena sampai saat ini Engkau masih mengizinkan diriku berbagi sesuatu yang saya tahu di sini. Meskipun mungkin yang saya bagikan di sini itu jauh dari kata menginspirasi atau bermanfaat.

Terimakasih buat Kakakku yang baik hati dan Mama yang selalu mendukung kegiatan saya ini.

Terimakasih buat teman-teman blogger yang sudah sering berkunjung dan berkomentar di sini juga buat semua pembaca Dapur Ima di manapun Anda berada.

Saya mohon koreksi dan saran dari semua pembaca dan teman-teman Blogger, agar saya bisa memperbaiki kualitas blog sederhana ini. Terimakasih banyak sebelumnya.

Salam,
Dapur Ima

Ranggina Mandar

Gambar
Beberapa saat yang lalu, Mama baru saja membuat Ranggina. Asyiiik! Saya dapat bahan buat ngeblog lagi. Tinggal jeprat-jepret dan menulis. Jadi deh. Terimakasih, Mama.

Ranggina ini mirip dengan Rengginang. Bedanya, Ranggina yang ini tidak dibentuk atau dicetak dan bercita rasa manis.

Ranggina ini dibuat dari beras ketan yang sudah dimasak kemudian dikeringkan, lalu digoreng dan dicampur dengan gula merah.


Ada dua macam Ranggina yang sering saya temui di sini. Yang pertama Ranggina seperti yang saya tampilkan ini dan yang kedua Ranggina yang dicetak kemudian dipotong-potong kecil. Ranggina cetak ini bisa kita jumpai di pasar.

Menurut saya, Ranggina yang dicetak dari segi tampilan lebih rapi, tapi butuh sedikit perjuangan untuk menggigitnya karena agak keras. Sedangkan Ranggina yang saya tampilkan fotonya di sini, berbentuk gumpalan kecil sehingga cara menikmatinya seperti makan kacang goreng, diambil satu-satu. Pembaca Dapur Ima mengerti kan maksud saya? Semoga saja iya.


Insya Allah bi…

Pisang Ijo Mandar

Gambar
Hai semuanya...
Apa kabar? Pasti semuanya baik-baik saja kan? Iya dong! Kan tanggal baru dan bulan baru, heheheh. Semoga di bulan Agustus ini kita semua senantiasa dalam lindungan Tuhan, sehat dan bahagia selalu.
Hari ini, saya masih belum berbagi resep ya, teman-teman. Tapi, berbagi info tentang salah satu makanan kesukaan saya, yaitu Pisang Ijo.
Tadi pagi, Mama ke pasar belanja kebutuhan dapur dan beliau membeli Pisang Ijo ini. Asyiiik, bisa menikmati makanan kesukaan saya lagi. Terimakasih ya Allah dan terimakasih Mama.
Berhubung tampilan Pisang Ijo yang Mama beli kali ini lebih cantik daripada biasanya, saya pun dapat ide untuk mengabadikan fotonya. Sekalian bisa jadi bahan buat ngeblog, heheheh.
Sudah pada tahu kan kalau Dapur Ima itu isinya gado-gado? Apa saja yang berhubungan dengan makanan/minuman, dapur dan tuan rumahnya ada di Dapur Ima. Salah satunya ya tulisan tentang Pisang Ijo kali ini.
Pisang Ijo adalah makanan kesukaan saya. Namanya juga makanan kesukaan, jadi wajar d…

Manfaat Minum Entrasol QuickStart

Gambar
Menurut pembaca Dapur Ima, mana  yang lebih baik antara rajin mengomsumsi sayuran dengan minum sereal yang mengandung serat? Tentu saja jawabannya adalah mengonsumsi sayuran. Iya kan?

Tapi apakah itu berlaku bagi semua orang atau hanya untuk orang-orang tertentu saja? Harusnya berlaku bagi semua orang sih, kecuali untuk saya dan orang lain yang seperti saya.

Lho! Kenapa?

Pasalnya, sejak kecil saya memang tidak terlalu suka sayuran terutama sayuran hijau. Karena saya sukanya sayur khas Mandar yang terbuat dari kacang ijo atau labu kuning yang dicampur dengan santan, namanya Do'aju Bue dan Do'aju Boyo' (Do'aju dibaca Do'ayu ya).

Kalau disuruh makan sayur kangkung atau sayur bayam, paling saya cuma ambil airnya saja. Soalnya, saya kalau mengunyah sayuran kadang sampai merasa mual saking lamanya waktu yang terpakai untuk mengunyahnya. Aneh ya?

Sejak ada masalah dengan pencernaan, oleh banyak dokter (dokter saya ada banyak), saya dianjurkan untuk banyak-banyak makan say…

Elpiji Subsidi dan Non-subsidi

Gambar
Hai semuanya...
Hari ini, seperti biasa saya belum berbagi resep dulu tapi akan berbagi informasi seputar dapur, yaitu tentang LPG atau lebih sering dilafalkan dengan elpiji.

Pembaca Dapur Ima sudah tahu kan kalau awal bulan Juli 2018 ini, PT. Pertamina sedang uji pasar elpiji 3 kilogram non-subsidi?

Menurut sumber yang saya baca, uji pasar ini dilakukan di wilayah Jakarta dan Surabaya, khususnya bagi kalangan menengah ke atas. Uji pasar biasanya dilakukan secara bertahap atau lebih dari dua bulan untuk mengukur minat masyarakat terhadap gas non-subsidi tersebut.

Harganya belum ditentukan secara pasti, ada yang bilang Rp. 33.000,- dan ada juga yang bilang harganya di atas Rp. 35.000,-.

Untuk membedakan elpiji subsidi dengan non-subsidi, bisa dilihat dari warna dan tambahan tulisan yang tertera pada tabung elpiji. Kira-kira warnanya apa ya? Yang 5,5 kg kan berwarna pink. Yang itu saja saya belum pernah melihatnya. Apa sudah dipasarkan di Sulawesi Barat atau belum, saya juga tidak tahu…

Selai Cokelat Budy Jam

Gambar
Bila hanya melihat gambar dalam foto di atas tanpa membaca judul tulisan saya kali ini, menurut teman-teman, itu gambar apa ya kira-kira? Facial foam atau pasta gigi?

Yang pasti bukan gambar facial foam atau pasta gigi, tapi gambar selai cokelat, heheheh.

Ada yang sudah pernah melihatnya atau baru pertama kali melihatnya seperti saya?

Selai cokelat ini bisa sampai ke tangan saya melalui perantara kakak saya yang kedua. Kemarin dia ke Alfamidi membeli roti tawar, selai, dan yang lainnya. Terimakasih banyak ya, Kak. Akhirnya saya ada bahan buat ngeblog.


Saat Kakak saya menunjukkan selai ini, dia berkata, "ini selai ya, bukan sabun cuci muka". Saya lalu melihat ke arahnya dan langsung tertawa ringan melihat kemasan unik selai tersebut yang berbeda dari kemasan selai pada umumnya.

Nah, tadi ketika selai ini saya buka dan mengeluarkan isinya di atas roti, Oi' pun berkata, "ih, seperti odol (pasta gigi) ya?". Hmmm, bener juga nih anak, selai ini mirip odol, odol ber…