Ubi Goreng atau Singkong Goreng


Hai semua...
Lama tak jumpa ya?
Apa kabar nih?
Semoga semua pembaca Dapur Ima sehat dan bahagia selalu.

Saya lama tak mengisi Dapur Ima karena tidak punya bahan untuk ditulis. Mau berbagi resep belum bisa masak-masak. Mau berbagi info tentang makanan, minimal berbagi foto saja, tidak ada makanan yang bisa difoto.

Beberapa kali pesan makanan yang dijual di Facebook, tapi rata-rata penjualnya tinggal di Majene dan wilayah pengantaran paling cuma sampai di Tinambung (jalan poros provinsi). Jadi, saya yang tinggal di Limboro tidak kebagian deh karena jaraknya terlalu jauh.


Pernah juga, kakak saya, Adil, membawa roti bakar yang mengingatkan saya pada seseorang. Tapi, karena kakak saya pulangnya sudah malam, saya tidak bisa mengabadikan foto roti bakar tersebut karena kekurangan cahaya.

Aduh! Bakalan berdebu nih Dapur Ima karena kelamaan ditinggal.

Sebenarnya ada sih penjual makanan yang tinggalnya di Palece. Itu loh yang jualan Pisang Peppe'. Tapi, rata-rata jualannya adalah makanan yang digoreng. Sementara saya disuruh Dokter untuk menghindari makanan yang berlemak. Jadi gimana dong?

Aaha! Saya dapat ide untuk pesan Ubi Rebus saja dan setelah saya tanyakan kepada penjualnya, katanya bisa. Asyiiik. Akhirnya saya pesan satu porsi Ubi Rebus dan satu porsi Ubi Goreng.


"Eits. Tunggu dulu! Itu kan singkong, kok disebut ubi?"

Hehehe. Orang Sulawesi itu, menyebut singkong dengan ubi. Jadi jangan heran kalau ke Sulawesi, misalnya ke Makassar dan melihat atau makan sup ubi yang isinya adalah singkong.

"Oh iya, lebih enak yang mana ubi rebus atau ubi goreng?"

Ubi goreng memang lebih enak bahkan sangat enak sekali, tapi ubi rebus lebih sehat. Andai saja masih seperti dulu, saya pasti pesan ubi goreng semua. Sayangnya lain dulu lain sekarang. Bersyukur masih bisa bernapas dan menikmati semua nikmat Tuhan yang tak terhingga.

Salam,
Dapur Ima

Komentar

  1. Lama nggak muncul mbak Imah, sehat khan?

    Wah ini ternyata ada ubi goreng dan ubi rebus yg lezat.
    Kalo di Salatiga dinamakan 'Telo', di Purwokerto orang menyebutnya 'Budin'. Beda ya? hehehe... Tapi yg penting rasanya sama enaknya.

    Kalo pakai sambal, lah ini yg blum pernah dicoba...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah sehat, Mas Aris. Semoga Mas Aris juga sehat selalu.

      Lucu ya namanya? Telo sudah pernah dengar, trus Budin seperti nama orang, hehehe.

      Di sini ya gitu, Mas Aris. Makan pisang goreng, ubi goreng dan singkong goreng, semuanya dicocol sambal.

      Hapus
    2. Jadi penghobi pedas semua ya?

      Gmn keadaan di daerah mbak Imah, kena efek gempa nggak?

      Hapus
    3. Sambalnya kadang tidak pedas karena kebanyakan tomat, Mas Aris.

      Alhamdulillah di sini aman terkendali, Mas. Semalam gempa yang sangat terasa dan lama pas azan Magrib.

      Bagian Donggala, Palu dan Mamuju yang parah, Mas.

      Hapus
  2. ubi rebus kayaknya sangat enak, kirim satu mbak ke palembang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Enak dan sehat, Mas Fajar.

      Nih, tangkap ya ubinya, heheheh.

      Hapus
  3. mbak gimana kabarnya di Sulawesi? sehat dan aman kah?

    bagi saya yang penting enak mbak, hehe
    tapi leboh suka singkong goreng sih
    dua duanya sangat Maag-friendly banget soalnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah daerah perbatasan Polman dan Majene, aman terkendali, mas Ikrom. Hanya saja masih pada takut ada gempa susulan.

      Sama, saya juga sebenarnya lebih suka yang digoreng tapi takut makan banyak.

      Hapus
  4. enaknya ubi goreng pake sambal, di palembang singkong disebut ubi kayu, ketela rambat disebut ubi selo

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Mbak. Dimakan tanpa sambal pun enak, kriuk-kriuk di luat dan lembut di dalam.

      Sama dong, Mbak. Singkong di sini kadang disebut ubi kayu juga, trus ketela rambat itu disebut ubi jalar. Bahasa Mandarnya lain lagi, heheheh.

      Hapus
  5. tampilannya singkong, nyebutnya ubi :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Singkong memang disebut ubi kalau di sini, Mas.

      Hapus
  6. saya suka yang direbus atau kukus.

    BalasHapus
  7. Ini salah satu penganan favoritku. Apalagi yang digoreng asin dibumbui bawang bawang putih sedikit .., hmm .. jadi teman camilan yang enak.

    Di Salatiga ada loh, singkong pilihan dijual dalam kemasan plastik siap digoreng atau dikukus,kak.
    Singkongnya terasa empuk sekali.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya juga paling suka itu, Mas Himawan. Mantap jiwa rasanya.

      Kalau di sini adanya yang belum diolah dan sudah diolah, Mas Himawan.

      Hapus
  8. Saya juga suka singkong yang digoreng..apalagi dtambah parutan keju,,,jadilah singkong keju hehehe,,,
    Btw blognya sudah saya follow,,,follow balik ya

    BalasHapus

Posting Komentar

Terimakasih banyak telah berkunjung dan membaca tulisan di Dapur Ima, semoga bermanfaat. Khusus bagi komentar yang tidak sesuai dengan topik, mohon maaf karena saya akan menghapusnya.

Paling Banyak Dibaca

Manfaat Minum Entrasol QuickStart

7 Bentuk Spuit Kue dan Hasilnya

Pisang Peppe'