Ada yang suka makan roti di sini? Kalau saya suka banget, apalagi buatan sendiri. Makannya bisa sampai puas, heheheh. Nah, berbicara tentang roti, salah satu roti yang dulu pernah populer di tahun 2000an dan sekarang sedang populer lagi, ini nama kerennya Roma atau Roti Maros. Dulu zaman SMA, setiap ada kerabat atau keluarga teman yang ke Makassar, oleh-olehnya pasti Roti Maros. Waktu saya kuliah di Makassar, saat pulang kampung (bila ada uang lebih) saya juga biasa beli Roti Maros untuk oleh-oleh keluarga di rumah. Waktu itu kemasan Roti Maros belum secantik sekarang. Dulu hanya dibungkus koran lalu dimasukkan ke dalam plastik putih. Lalu, beberapa tahun kemudian kemasannya dipercantik sedikit menggunakan mika. Sekarang, kemasannya sudah semakin cantik dan menarik serta lengkap dengan brand atau mereknya. Dulu, hanya orang-orang tertentu yang bisa menikmati Roti Maros. Tapi sekarang, Roti Maros sudah bisa dinikmati oleh semua orang. Tinggal buka Facebook, masuk ke grup d...
Hai semuanya... Bulan Maret ini saya telat berbagi tulisan nih di Dapur Ima. Padahal kalau lagi rajin, saya biasanya berbagi resep maupun info seputar dapur di awal bulan.
Hai semuanya. Apa kabar hari ini? Semoga sehat dan bahagia selalu ya. Hari ini Dapur Ima kembali berbagi informasi tentang makanan yang merupakan salah satu makanan atau camilan kesukaan saya, yang dalam bahasa Mandar disebut Canggoreng Balu'. Canggoreng Balu' adalah salah satu makanan yang bahannya sangat sederhana, yaitu kacang tanah, gula merah dan air. Canggoreng Balu' ini dalam bahasa Jawa disebut Ampyang. Bila diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, Canggoreng Balu' berarti kacang yang dibalut gula merah. Sedangkan bila diartikan perkata, Canggoreng artinya kacang dan balu' artinya balut atau dibalut. Khusus paragraf ini, mohon dikoreksi bila saya salah. Di Makassar, Canggoreng Balu' yang disebut dengan nama Teng Teng/Tenteng ini merupakan oleh-oleh khas Malino. Sementara di Bugis, orang biasa menyebutnya dengan Baje Canggoreng (ada koreksi Baje' Canggoreng) dan di Toraja disebut dengan Bade' Kadong (terimakasih buat teman sa...
Komentar
Posting Komentar
Terimakasih banyak telah berkunjung dan membaca tulisan di Dapur Ima, semoga bermanfaat. Khusus bagi komentar yang tidak sesuai dengan topik, mohon maaf karena saya akan menghapusnya.