Pizza Teflon Lembut dan Ekonomis

Kemarin bereksperimen lagi di dapur. Coba-coba membuat roti tawar dari resep pizza tempo hari "Pizza Teflon Praktis Ekonomis" dengan menggunakan metode fermentasi dari Sangjin Ko. Tapi ternyata setelah tiga kali proses fermentasi dengan total waktu satu jam, adonannya masih lengket. Khawatir nanti gagal lagi bila dilanjutkan, saya pun membuatnya jadi pizza dan hasilnya sangat memuaskan.


Berhubung adonan yang saya buat dua kali lipat, saya pun menggunakan teflon diameter 22 cm. Adonan saya bagi dua dan saya panggang bergantian. Ternyata, adonan yang terakhir mengembang dengan sukses sehingga pizza saya jadi pizza bantal lagi, sangat-amat-tebal dan jadi mirip sama burger, heheheh.


Karena menggunakan metode dari Sangjin Ko, pizza yang dihasilkan jadi sangat lembut. Iiihhh, senang banget deh rasanya, serasa tidak ingin berhenti melahapnya. Apalagi bapak saya juga suka, jadi makin senang deh. Harus sering-sering buat nih. Soalnya pizza ini termasuk makanan sehat menurut saya karena tidak mengandung banyak lemak.


Berikut bahan dan cara pembuatannya.

Pizza Teflon Lembut dan Ekonomis
Inspirasi resep Monic's Simply Kitchen dan Metode Sangjin Ko

Bahan Pizza:
2 sdt ragi instan
1 sdt gula pasir
240 ml air hangat
280 g terigu protein sedang
1 sdt garam
2 sdm minyak goreng
Saus tomat secukupnya
Ikan bakar suwir-suwir secukupnya

Catatan: saya menggunakan sendok makan dan sendok teh biasa, bukan sendok takar


Cara Membuat:
  1. Campur ragi, gula dan air hangat dalam sebuah mangkuk kecil, aduk rata sampai gula larut lalu diamkan selama 5 - 10 menit sampai campuran ragi berbuih.
  2. Dalam wadah lain yang lebih besar, campur terigu dan garam, aduk rata dengan sendok kayu atau spatula.
  3. Tuangi campuran ragi, aduk rata dengan spatula.
  4. Tambahkan minyak dan aduk rata menggunakan tangan selama dua menit.
  5. Bulatkan adonan, tutup mangkuk dengan nampan dan diamkan selama 20 menit.
  6. Setelah 20 menit, olesi tangan dengan sedikit minyak, kempiskan adonan lalu bulatkan lagi kemudian diamkan selama 20 menit. Lakukan hal yang sama sampai 3x sehingga total waktu fermentasi selama satu jam.
  7. Setelah satu jam, olesi tangan dengan minyak dan bagi adonan menjadi dua bagian (bila ingin pizza yang tipis, bagi menjadi 4).
  8. Siapkan teflon diameter 22 cm dan olesi dengan minyak, lalu ratakan adonan dengan tangan sampai adonan berbentuk bundar kemudian tusuk-tusuk permukaan adonan dengan garpu.
  9. Panggang adonan dengan api kecil sampai mengembang dan kering. Matikan kompor.
  10. Balik adonan dan beri saus tomat, ikan bakar suwir-suwir, ratakan dengan sendok lalu tambahkan saus tomat lagi kemudian tutup teflon dan panggang kembali sampai matang.
  11. Angkat pizza dan letakkan di piring. Pizza Teflon Lembut dan Ekonomis siap disajikan.

Saya sangat menyukai pizza ini karena teksturnya lembut sekali. Hhhmmmm, dapat makanan kesukaan baru lagi  nih selain Brownies dan pastinya lebih sehat dan ekonomis. Terimakasih banyak, mba Monic. Ini saya dapat dari membaca berbagai resep roti dan pizza di blognya mba Monic. Kapan-kapan mau coba resep yang lain lagi. Sukses dan sehat selalu buat mba Monic sekeluarga.

Semoga resep kali ini bermanfaat dan sesuai selera ya, teman-teman. Selamat mencoba. 😃

Komentar

  1. yipppiii yang buat pizza lagi..memang buat pizza itu sebenarnya mudah ya mba, toppingnya juga suka-suka... hmmmm mau buat roti tawar tapi gagal ya... kalau masih terlalu lengket, mba Ima bentuk rotinya tangan ditabur tepung, alas kerja juga ditabur tepung sedikit saja, nah masalah lengket membentuk roti ini bisa terpecahkan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener banget, mba. Pizza emang gampang dibuatnya. Gak kepikiran segampang itu tapi hasilnya mantap.

      Saya sering baca, adonan yang ditambah tepung hasilnya jadi keras, makanya takut tambah tepung. Nanti lain kali saya coba, mba.

      Terimakasih sudah jadi komentator setia Dapur Ima sekaligus guru masak saya. Big hug buat mba Monic.

      Hapus
    2. sebenarnya bukan ditambah tepung sih mba, hanya taburi tangan saja supaya tidak lengket, walaupun memang akan ada sedikit tepung yang menempel di adonan, hanya menempel di permukaan adonan, tidak akan tercampur ke seluruh adonan, jadi bagian luar tidak lengket jadi bisa dibentuk dengan mudah

      terima kasih kembali mba Ima yang sudah bolak-balik mampir ke dapur maya saya...hug hug

      Hapus
    3. Oh gitu ya, mba. Makasih banyak masukkannya. Lain waktu pasti saya coba lagi. Soalnya bikinnya mudah dan rasanya ueenaak menurut saya.

      Hapus
  2. Seneng baca postinganya..bisa dicontek nih mbak ��

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih teh ninit sudah meluangkan waktu berkunjung ke blog saya dan meninggalkan komentar manis di sini.

      Silakan mba, semoga sesuai selera. Secara di blog mba sudah ada resep pizza juga, ada yang dipanggang dan dikukus. Kalau saya, ini baru kali ketiga membuat pizza.

      Hapus

Posting Komentar

Terimakasih banyak telah berkunjung dan membaca tulisan di Dapur Ima, semoga bermanfaat. Khusus bagi komentar yang tidak sesuai dengan topik, mohon maaf karena saya akan menghapusnya.

Paling Banyak Dibaca

7 Bentuk Spuit Kue dan Hasilnya

Manfaat Minum Entrasol QuickStart

Baking Powder dan Baking Soda