Roti Bolu Pisang


Selamat datang bulan Mei...
Semoga bulan ini Tuhan senantiasa memberikan kita kesehatan, kebahagiaan dan kesuksesan dalam bidang apapun yang kita tekuni. Aamiin.

Alhamdulillah saya sudah lebih sehat setelah beberapa hari istirahat total. Itu sebabnya kemarin saya mencoba untuk bebikinan di dapur. Kebetulan ada pisang kepok satu sisir yang sudah sangat matang dan harus segera diolah agar tidak terbuang percuma. Saya juga belum terima pesanan kue dulu, tapi pelanggan yang menghubungi saya lewat telpon saya minta berbicara langsung sama adik saya, Icha.

Saya mengerjakan ini serba perlahan dan amat sangat santai agar tidak kecapekan lagi. Satu sisir pisang tersebut saya kupas kulitnya dan saya haluskan menggunakan bagian bawah gelas. Jangan ditanya saya menghabiskan waktu berapa lama untuk menghaluskan pisang tersebut, pokoknya lamaaaa banget karena saya mencoba untuk tidak mengeluarkan tenaga, heheheh.

Setelah selesai menghaluskan pisang, saya ambil pisang tersebut sebanyak 600 gram untuk saya buat roti bolu pisang dan sisanya yang masih 635 gram, saya buat pisang kukus dengan tambahan Entrasol Quick Start. Pisang kukus ini tidak sempat saya abadikan fotonya. Semoga saja saya bisa membuatnya lagi agar bisa saya bagikan resep sederhananya di sini.

Roti Bolu Pisang terdengar aneh tidak? Pasti iya. Maksudnya apa nih, roti bolu? Roti atau bolu? Heheheh. Ini bukan pertama kalinya saya berbagi resep seperti ini. Tahun Lalu saya sudah pernah berbagi resep Roti Bolu Pisang Meises dan Roti Bolu Pisang Cokelat Keping yang resepnya hampir sama dengan resep yang akan saya bagikan kali ini. Tapi waktu itu saya beri nama roti pisang saja tanpa ada tambahan bolunya. Saya baru menambahkan kata bolu pada judulnya dua hari yang lalu. Jadi bila berkunjung pada dua resep tersebut, pasti deh melihat perbedaan pada judul dan fotonya, heheheh.

Resep ini akhirnya saya sebut roti bolu karena bahan, proses dan hasilnya sama dengan roti sekaligus bolu. Kalau saya menyebutnya Bluder tanpa telur takut salah, padahal roti bolu juga belum tentu benar, heheheh. Kalau menurut mba Monic bagaimana? Tempo hari mba Monic tidak memberikan koreksi apapun ketika saya hanya menyebut ini roti pisang. Kali ini, saya mohon kepada mba Monic untuk meluruskan jika saya seenaknya saja memberikan nama pada sebuah makanan. Terimakasih banyak sebelumnya saya ucapkan kepada mba Monic.

Ada yang beda tidak sama foto saya kali ini?
Itu ada tusuk kue pemberian mba Monic.
Terimakasih banyak, mba Monic.
Meskipun sebenarnya tidak cocok pakai hiasan itu, saya cocok-cocokkan saja, heheheh.
Saya menghabiskan waktu lebih dari satu jam untuk mengabadikan si Roti Bolu Pisang ini.
Tapi hasilnya tetap biasa-biasa saja, amatiran soalnya (membela diri, hihihi)

Baiklah, pendahuluan yang panjang lebar saya akhiri sampai di sini saja. Berikut resep roti bolu pisang yang amat sangat biasa saja dari saya.

ROTI BOLU PISANG PANGGANG & KUKUS

Bahan:

500 ml air hangat
1 sdm (15 g) gula pasir
2 sdt ragi instan

600 g pisang kepok yang sudah dihaluskan
9 sdm (135 g) gula pasir
1/2 sdt garam
2 sdm (30 ml) minyak goreng
600 g terigu serbaguna/protein sedang

Margarin secukupnya untuk mengoles loyang

Cara Membuat:
  1. Siapkan loyang dan olesi tipis dengan margarin, sisihkan. Saya menggunakan loyang persegi ukuran 20 cm dan loyang bundar diameter 19 cm.
  2. Dalam sebuah wadah, larutkan gula dengan air hangat, tambahkan ragi dan aduk rata kemudian diamkan sampai berbuih kurang lebih selama 3 sampai 5 menit.
  3. Dalam wadah lain campur dan aduk rata pisang, gula dan garam.
  4. Tuang larutan ragi ke dalam campuran pisang dan aduk rata.
  5. Tambahkan minyak, aduk rata.
  6. Tambahkan terigu dan aduk sampai benar-benar rata. Saya hanya menggunakan sendok nasi untuk mengaduk adonan.
  7. Tuang adonan ke dalam loyang, tutup loyang dengan apa saja, saya menggunakan penutup panci dan diamkan adonan selama satu jam. Untuk hasil terbaik, adonan sebaiknya didiamkan di tempat yang panas. Saya mendiamkan adonan di bawah sinar matahari.
  8. Setelah satu jam, panaskan kukusan dan oven kemudian kukus dan panggang adonan sampai matang. Lama mengukus sekitar 25 sampai 30 menit, sedangkan yang dipanggang sekitar 35 sampai 40 menit, tergantung oven masing-masing ya.
  9. Setelah matang keluarkan dari kukusan dan oven kemudian dinginkan. Setelah agak dingin, keluarkan kue dari loyang. Saya tetap menempatkan bagian atas kue pada bagian atas, bukan dibalik begitu saja. Tapi ini tergantung selera masing-masing dan saya sukanya seperti itu.
  10. Setelah dingin, potong kue sesuai selera dan siap dihidangkan.

Kali ini saya buat roti bolu pisang tanpa tambahan apapun agar tetap rendah lemak. Dari segi rasa sih biasa saja, tapi saya suka karena kue seperti ini bisa saya konsumsi agak banyak, heheheh. Zahra dan Oi' tidak tertarik, mungkin karena terlihat sangat polos. Padahal biasanya yang saya tambahkan cokelat keping, Zahra sangat doyan. Dia akan balik lagi dan lagi untuk memintanya.

Bila ingin rasa yang lebih dahsyat, airnya bisa diganti susu cair dan adonan bisa ditambah meises, keju, cokelat keping dan lainnya. Bila ingin ada tambahan proteinnya, bisa ditambah telur, tapi yang ditambah telur saya belum tahu hasil akhirnya seperti apa karena belum pernah mencobanya.


Demikian yang dapat saya bagikan tentang Roti Bolu Pisang kali ini, yang sedang mencari resep kue rendah lemak dan tanpa telur boleh mencobanya. Semoga bermanfaat dan sesuai selera.

Salam,
Dapur Ima

Komentar

  1. Ini pake ragi jd kyk bluder cake ya mba...
    Klo lg sakit emg gk bs makan yg enak2 ya mba...bikin sesuatu jg ala kadarnya hihiii

    RINI

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, mba Rini. Ini mirip bluder, tapi tidak pakai telur.

      Seperti itulah, mba. Yang enak-enak tidak boleh, jadi berusaha bikin kue yang aman dikonsumsi meskipun rasanya biasanya saja. Heheheh

      Hapus
  2. hi hi hi dulu ga protes soalnya belum begitu mendalami bluder sih, belum pernah coba buat sekalipun.. memang sih kalau ceritanya roti bluder itu roti dengan kuning telur banyak

    nah kalau yang mba Ima buat ini brudel cake tapi tanpa telur..

    hi hi hi sempat bingung juga dengan bluder dan brudel..
    kalau bluder roti, kalau brudel cake pakai ragi begini

    nah kalau mau dinamakan roti bolu jg gpp kan.. kan roti tapi teksturnya bolu ya kan..tapi eggless brudel juga tidak masalah..
    sah-sah saja kayaknya kasih nama apapun asal jangan kasih nama capcai atau botok he he he..pisss.. itu menurut pendapat saya loh

    tusuknya cocok2 aja kok mba, fotonya juga bagus kok, teksturnya sudah cukup kelihatan walaupun tidak begitu dekat fotonya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkwkwk.... Ngakak tanpa suara (soalnya baru jam 4 dini hari) saya baca capcai dan botok itu, mba Monic.

      Terimakasih untuk kesekian kalinya atas penjelasan dari mba Monic yang selalu mencerahkan, hihihi..., bahasanya.

      Saya juga sudah pernah dengar tentang brudel tapi belum 'ngeh' bedanya sama bluder apa.

      Oh iya, makasih juga buat tusuk kue dan pujiannya, mba. Sebenarnya ada mba foto dari dekat, tapi hasilnya lebih jelek lagi, jadi tidak saya tampilkan, heheheh...

      Hapus
    2. terima kasih resepnya mba Ima, mantap rasanya.. yummy deh..apalagi pake keju..nyam2

      Hapus
    3. Terimakasih kembali mba Monic karena telah mencoba resep sederhana ini.

      Mmmm...., kebayang rasa lezatnya yang bikin ngiler, heheheh

      Hapus

Posting Komentar

Terimakasih banyak telah berkunjung dan membaca tulisan di Dapur Ima, semoga bermanfaat. Khusus bagi komentar yang tidak sesuai dengan topik, mohon maaf karena saya akan menghapusnya.

Paling Banyak Dibaca

7 Bentuk Spuit Kue dan Hasilnya

Manfaat Minum Entrasol QuickStart

Roti Maros dan Kenangan