Jualan Kue Ulang Tahun (45 & 46) dan Berbagi Kande Kande (2)


Alhamdulillah kemarin bisa menyelesaikan 3 Kue ULTAH dengan cukup baik. Oh iya, saya tidak jadi bikin kue bertingkat karena waktu tidak memungkinkan. Kuenya saja belum selesai dihias dan insyaAllah saya lanjutkan sebentar. Jadi, fotonya juga belum bisa ditampilkan hari ini.


Kue pertama pesanan teman saya yang memperingati ULTAH pernikahannya yang ke-6. Saya belum sempat bertanya tentang kue ini, semoga saja sesuai selera.


Foto kuenya cantik tidak? Saya memetik bunga anggrek di depan rumah dan saya letakkan anggrek ungu itu di samping kue agar terlihat cantik. Maaf ya bunga anggrek karena tak membiarkanmu bersanding indah lebih lama bersama teman-temanmu dan terimakasih telah mempercantik foto kue ini.


Selanjutnya pesanan yang kedua. Kata sang pelanggan kuenya cantik dan enak, tapi krimnya kurang manis. Heheheh..., memang krimnya kurang manis sih, tapi pelanggan yang lain belum pernah ada yang bilang begitu, mungkin pada sungkan mengatakannya, heheheh.


Saya awalnya kurang suka melihat hasil akhir kue ini. Terlalu rame hiasannya di bagian yang ada Good Time-nya. Lalu saya tambah lagi hiasannya dan hasilnya cukup cantik menurut saya (memuji diri sendiri nih ceritanya), heheheh.


Berikutnya kue ULTAH GRATIS di bulan Februari.
Kue ini permintaan Hanna Haruna untuk sahabatnya Mhya. Saya masih penasaran akan komentar Mhya tentang kue ini, tapi belum ada kabar sampai sekarang. Semoga saja kue buatan saya ini rasanya secantik penampilannya (yeee..., narsis amat memuji kue sendiri, heheheh).



Semoga menginspirasi. 😃😍

Komentar

  1. semoga semakin banyak pesanan ya mba...

    oh iya sekali-sekali survey pelanggan tentang rasa butter creamnya he he he... sudah pas manisnya belum...

    upss penasaran dengan kue pernikahannya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin. Makasih banyak mba Monic doanya.

      Memang dilidah saya sendiri kurang manis, mba. Tapi yang jujur baru satu orang.

      Iya, mba. Baiknya buat yang lebih manis kali,mba.

      Kue pernikahannya amat sangat biasa sekali, mba. Maklum amatiran, heheheh

      Hapus
  2. Seneng ya mba klo bnyk orderan....
    BTW...kande2 itu apa ya mba?

    Rini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, mba Rini, rasanya seneng banget.

      Kande-kande itu bahasa Mandar, mba. Artinya kue. 😃

      Hapus

Posting Komentar

Terimakasih banyak telah berkunjung dan membaca tulisan di Dapur Ima, semoga bermanfaat. Khusus bagi komentar yang tidak sesuai dengan topik, mohon maaf karena saya akan menghapusnya.

Paling Banyak Dikunjungi

7 Bentuk Spuit Kue dan Hasilnya

Kue Milo Praktis