Dadar Pisang atau Lempeng Pisang Praktis Ekonomis

Resep makanan yang akan saya bagikan kali ini adalah resep makanan yang sangat mudah. Siapapun pasti bisa membuatnya tanpa harus berpedoman sama resep manapun karena pakai jurus kira-kira saja, hehehe.

Makanan ini biasa disebut Lempeng Pisang, Bapak dan Mama sering menyebutnya Jepa Loka. Tapi saya lebih suka menyebutnya Dadar Pisang karena memang terlihat seperti telur dadar. Ponakan saya, Zahra, waktu melihat fotonya juga mengira kalau ini telur dadar, hahaha.


Saya membuat ini Senin pagi kemarin, tapi baru sempat menulis hari ini karena kemarin telat bangun. Mau menulis, kuota midnight sudah mendekati masa berakhirnya untuk hari itu. Jadi kuotanya saya pakai untuk cek IG, buka Facebook dan googling saja. Yah, beginilah kalau menulisnya pakai smartphone, menulis saja harus pakai kuota juga, beda bila menulis di laptop atau komputer yang bisa copy-paste. 

Dadar Pisang ini saya buat untuk sarapan. Hanya butuh tiga bahan saja, yaitu pisang, terigu dan gula pasir. Biasanya adonan seperti ini dibuat Kambossol dalam Bahasa Mandar atau biasa disebut Cucur Kodok yang kemudian digoreng. Pisang yang digunakan umumnya pisang kepok dan pisang raja. Dulu, Ibu sering sekali membuatnya untuk menyelamatkan pisang yang sudah sangat matang dan hampir busuk. Berhubung lagi diet lemak dan gorengan, saya yang doyan banget makan pisang ini pun memasaknya dengan cara dipanggang dan hasilnya seperti telur dadar, hehehe.

Berikut bahan dan cara membuatnya.

Dadar Pisang
Adaptasi resep dari Mama
Menghasilkan dua Dadar Pisang

Bahan:
4 buah pisang kepok yang sudah sangat matang
2 sdm munjung gula pasir
6 sdm munjung terigu yang telah diayak
Margarin/minyak secukupnya untuk mengoles


Cara Membuat:
  1. Haluskan pisang menggunakan garpu.
  2. Tambahkan gula dan terigu, aduk rata.
  3. Panaskan wajan anti lengket/teflon yang telah diolesi tipis dengan margarin. Tuang adonan dan panggang dengan api kecil sampai berwarna kecokelatan, balik adonan kemudian panggang kembali sampai matang.
  4. Pindahkan Dadar Pisang ke piring dan siap disajikan.
Sangat mudah bukan? Bahkan lebih mudah daripada membuat Pisang Epe'. Sayangnya setelah saya bertanya kepada bapak yang mengobati saya di Rumah Sakit herbal, beliau bilang sebisa mungkin saya harus menghindari lemak, berapapun jumlahnya demi kelancaran pengobatan saya. Yah, itu artinya Dadar Pisang tidak termasuk makanan sehat untuk saya konsumsi saat ini karena saya menggunakan sedikit margarin untuk memanggangnya. Tapi tak mengapa karena ini semua demi kebaikan saya dan saya harus bisa melaluinya. Semangat!!!

Semoga Bermanfaat. 😃

Komentar

Paling Banyak Dibaca

7 Bentuk Spuit Kue dan Hasilnya

Pisang Peppe'

Food Blogger Terbaik Indonesia 2018 Versi Dapur Ima