Losa'-losa'

Hari ini hari Rabu, hari pasar di pasar Tinambung (pasarnya sudah pindah tempat ke Talolo' dekat Kandeapi). Hari pasar maksudnya pasar di hari itu ramai sekali karena banyak penjual yang berjualan di pasar, tidak seperti hari biasanya. Sehingga banyak juga orang yang berkunjung ke pasar, ada yang sekedar jalan-jalan sambil cuci mata dan ada juga yang memang niatnya belanja keperluan dapur untuk persiapan di dapur sampai hari pasar berikutnya.


Beberapa pasar di Kabupaten Polewali Mandar Sulawesi Barat mempunyai hari pasar tertentu dalam seminggu. Salah satunya di pasar Tinambung, hari pasarnya hari Rabu dan Sabtu. Banyak orang yang berbelanja di hari pasar karena selain banyak penjual sehingga banyak pilihan, biasanya harga barang juga relatif murah di hari itu.

Kok ngomongin pasar sih? Itu di atas judulnya apa? Ada hubungannya dengan pasar? Iya dong! Ceritanya Mama ke pasar hari ini. Saya minta dibelikan ikan Penja, Putu Bue dan Pisang Ijo.
Saat Mama pulang dari pasar, saya pun ke dapur memeriksa belanjaan. Soalnya mau ambil fotonya ikan Penja, mumpung masih musimnya. Eh, ketemu Losa'-losa'.

Apa itu Losa'-losa'? Losa'-losa' adalah salah satu jenis ikan Mandar. Menurut saya mirip dengan Penja yang berukuran kecil. Hanya saja, Losa'-losa' lebih pipih dan lebih panjang dari Penja, teksturnya (Losa'losa' masing) juga sedikit keras dibandingkan Penja. Kalau ditanya soal rasa, rasanya menurut saya juga sama dengan Penja. Entahlah menurut orang lain, hehehe.


Losa'-losa' mungkin sepupunya Penja, hehehe. Soalnya kedua jenis ikan ini muncul pada musim yang sama. Losa'-losa' juga ada yang dijual dalam kondisi segar maupun yang sudah diasinkan. Sayangnya, di pasar hari ini tidak ada Losa'-losa' maupun Penja yang masih segar. Padahal kangen banget sama perkedel Penja, huhuhu.

Saya juga baru tahu beberapa bulan terakhir ini kalau ada ikan bernama Losa'-losa'. Mungkin dulu sudah sering melihatnya, tapi saya pikir itu Penja.

Baiklah teman-teman, tulisannya saya akhiri sampai di sini dulu ya. Semoga saya bisa segera beraktivitas normal, sehingga bisa masak-memasak dan memenuhi janji saya tentang olahan Penja. Aamiin.

Semoga Bermanfaat. ^_^

Komentar

  1. Usanga iyau sangnging penja sangana kak hehehe
    Ada tong pale namanya tersendiri ..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama, saya juga begitu.
      Makanya tadi waktu saya foto, saya perhatikan baik-baik itu si Losa'-losa'. Memang beda ternyata, hehehe....

      Hapus
  2. ikannya sama dengan teri ga mba?
    itu losa-losa lebih ramping ikannya, kalau penja lebih gemukan ya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukan, mba. Losa'-losa' lebih mirip Penja daripada Teri. Kalau yang masih segar, bentuknya panjang-panjang kayak belut, tapi ukurannya kecil.

      Hapus
  3. Balasan
    1. Hai mba Kania. Terimakasih banyak atas kunjungannya. ^_^
      Bukan, mba. Ikannya lebih kecil dan panjang kalau masih segar.

      Hapus

Posting Komentar

Terimakasih banyak telah berkunjung dan membaca tulisan di Dapur Ima, semoga bermanfaat. Khusus bagi komentar yang tidak sesuai dengan topik, mohon maaf karena saya akan menghapusnya.

Paling Banyak Dibaca

7 Bentuk Spuit Kue dan Hasilnya

Baking Powder dan Baking Soda

Manfaat Minum Entrasol QuickStart