Selai Cokelat Budy Jam


Bila hanya melihat gambar dalam foto di atas tanpa membaca judul tulisan saya kali ini, menurut teman-teman, itu gambar apa ya kira-kira? Facial foam atau pasta gigi?

Yang pasti bukan gambar facial foam atau pasta gigi, tapi gambar selai cokelat, heheheh.

Ada yang sudah pernah melihatnya atau baru pertama kali melihatnya seperti saya?

Selai cokelat ini bisa sampai ke tangan saya melalui perantara kakak saya yang kedua. Kemarin dia ke Alfamidi membeli roti tawar, selai, dan yang lainnya. Terimakasih banyak ya, Kak. Akhirnya saya ada bahan buat ngeblog.


Saat Kakak saya menunjukkan selai ini, dia berkata, "ini selai ya, bukan sabun cuci muka". Saya lalu melihat ke arahnya dan langsung tertawa ringan melihat kemasan unik selai tersebut yang berbeda dari kemasan selai pada umumnya.

Nah, tadi ketika selai ini saya buka dan mengeluarkan isinya di atas roti, Oi' pun berkata, "ih, seperti odol (pasta gigi) ya?". Hmmm, bener juga nih anak, selai ini mirip odol, odol berwarna cokelat dengan rasa cokelat, heheheh.

Selai Coklat Budy Jam atau Budy Jam Selai Coklat ini diproduksi oleh PT. BERSAMA CIPTA MANDIRI, Bandung 40224 Indonesia. BPOM RI MD 223910010075. Berat bersih 200 gram.

Menurut saya masih kurang
informasi nilai gizinya

Komposisi: gula, cokelat bubuk, susu bubuk, pati jagung termodifikasi, lemak nabati (mengandung antioksidan tokoferol, pengemulsi nabati (mono dan digliserida asam lemak), perisa sintetik vanila, pengawet kalium sorbat.

Rasanya? Kata si Oi', ponakan saya sih enak. Soalnya saya belum mencobanya sedikitpun. Tadi saya makan roti tawar polosan saja, biar asupan lemak saya tidak terlalu banyak juga karena sedang mengurangi asupan bahan tambahan pangan seperti yang terkandung dalam selai di atas.

Menurut saya, dari segi kemasan, selai ini memang praktis tapi saya tidak tahu apakah kemasan selai ini masuk dalam kategori ramah lingkungan atau tidak.

Halal 👍

Kalau ingin yang lebih sehat sih, baiknya bikin selai sendiri. Di samping kita bisa menentukan bahan apa saja yang bisa digunakan, kita juga bisa membuat selai sesuai selera kita.

O iya, foto-foto jepretan saya kali ini amat sangat sederhana sekali. Belum kuat foto-foto soalnya, jadi seadanya saja. Padahal, biasanya juga begitu, hihihih.

Demikian tulisan saya hari ini. Selamat berhari Minggu buat teman-teman. Yang lagi bersih-bersih, semangat ya bersih-bersihnya. Yang lagi liburan, selamat berlibur dan bagi yang sudah membaca tulisan ini sampai akhir, terimakasih banyak saya ucapkan.

Salam,
Dapur Ima

Komentar

  1. Kirain foto pertama itu kemasan body lotion, kak 😁

    Eh ternyata selai coklat.
    Unik juga desain kemasannya dan tampil beda dengan produk jenis selai yang lain.
    Semoga produsennya inovatif bikin kemasan yang lebih mudah didaur ulang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oh ada ya, body lotion yang kemasannya begini, Mas? Belum pernah liat soalnya.

      Iya semoga, Mas. Sering merasa bersalah juga jika jadi masyarakat yang ikut andil dalam bertambahnya sampah plastik.

      Hapus
    2. Ada produk body lotion dengan kemasan model seperti ini,kak.
      Ntar ya kalo aku ke supermarket kulihatin merknya, karena meski pernah beli aku lupa apa nama merknya.

      Hapus
    3. Hahahaha.
      Nggak usah repot-repot, Mas Himawant.
      Saya percaya deh.

      Hapus
  2. biasa mita di alfamidi ternyata selai usangai foam pembersih muka, eh sebenanrnya saya suka komentar ori blogger tapi ngak mau muncul di blog itu jadi ya pake disquss deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha, iya mori. Kakak saya juga kebetulan melihatnya karena tempatnya dekat tempat roti dan selai.

      Oh begitu. Kok bisa ya?

      Hapus
  3. Baru tau kalo ada selai ginian di minimarket. Belum pernah nemu di Ciledug. Coba ah nanti clingak clinguk ke minimarket sapa tau ketemu.

    Selama ini lebih suka bikin selai coklat homemade sih. Tapi belum nangkring di blog resepnya heheh ��

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama, Mbak. Heheheh.

      Bagusnya sih gitu, Mbak. Lebih sehat dan lebih sesuai selera.

      Hapus
  4. wah iya belum pernah lihat selai coklat begini di Batam, ntar mau lihat2 juga kalau ke swalayan, siapa tahu ada he he

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berarti produk baru mungkin ya, Mbak.

      Oi' dan Zahra doyan banget.

      Hapus
  5. Perlu dicoba nih kalo liat di supermarket, kayaknya enak dan praktis.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Mas Aris.
      Lebih praktis. Tidak butuh banyak alat. Tinggal buat totol-totol di atas roti. Heheheh.
      Kalau soal rasa, kata 2 ponakan saya, enak.

      Hapus
  6. Kirain facial foam ternyata selai coklat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya kalau tidak liat tulisan yang ada di kemasannya juga pasti mikirnya gitu, heheheh.

      Hapus
  7. sha malah belom pernah liat merek ini mbak :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sha orang Bandung kan? Ini produksi Bandung lho.

      Hapus

Posting Komentar

Terimakasih banyak telah berkunjung dan membaca tulisan di Dapur Ima, semoga bermanfaat. Khusus bagi komentar yang tidak sesuai dengan topik, mohon maaf karena saya akan menghapusnya.

Paling Banyak Dibaca

7 Bentuk Spuit Kue dan Hasilnya

Pisang Peppe'

Food Blogger Terbaik Indonesia 2018 Versi Dapur Ima