Bau Peapi Mandar

Saya akan mengawali tulisan saya di Dapur Ima dengan resep masakan Khas Mandar yang diajarkan oleh mendiang Ibu saya.


Pembaruan: Senin, 1  Agustus 2016
Ini foto Bau Peapi buatan Mama untuk makan siang tadi.
Buatan saya menyusul ya. ^_^

Saya sangat menyukai Bau Peapi Mandar (ikan masak) buatan Kindo' (Ibu) saya. Tidak ada Bau Peapi lain yang bisa mengalahkan cita rasa buatan Ibu. Mungkin karena buatan Ibu sendiri kali ya? Heheheh.
Sekarang setelah Ibu pergi untuk selamanya, saya ingin membagikan resep Ibu walaupun mungkin tidak sama persis dengan yang Ibu ajarkan kepada saya karena dulu Ibu tidak pernah mengajarkan saya menakar bahan, melainkan menggunakan perkiraan dan perasaan saja. Ini dia resepnya.

Bau Peapi Mandar
Resep asli dari mendiang Kindo' (Ibu) tercinta.

Bahan:
  1. Ikan Tongkol 1,5 kg (orang Mandar biasa pakai ikan Layang atau bau bisa' (ikan besar yang dipotong-potong). Saya tidak tahu nama ikannya, mungkin sejenis ikan Tuna
  2. Kaloe/pammaissang (asam mangga) segenggam
  3. Bawang merah 5 biji, iris (orang Mandar biasa menggunakan Lasuna Mandar/bawang Mandar)
  4. Cabe rawit 3 biji atau sesuai selera
  5. Kunyit halus setengah sendok teh (sendok teh biasa, bukan sendok takar)
  6. Minyak kelapa Mandar 5 sendok makan (sendok makan biasa, bukan sendok takar)
  7. Garam secukupnya
  8. Air secukupnya

Cara Membuat:
  1. Cuci asam mangga kemudian rendam dengan air,
  2. Haluskan cabe rawit,
  3. Campur irisan bawang, kunyit, garam dan minyak,
  4. Bersihkan ikan dan potong-potong,
  5. Keluarkan asam mangga, lalu air cuciannya digunakan untuk bilasan terakhir ikan,
  6. Remas-remas campuran bawang merah, kunyit, garam dan minyak selama kurang lebih 20 detik dengan menggunakan ujung jari,
  7. Lumuri ikan dengan bumbu kemudian masukkan ikan ke dalam panci atau wajan (orang Mandar biasa menggunakan Kuali),
  8. Masukkan cabe rawit yang sudah dihaluskan dan air, lalu masak sampai mendidih hingga airnya sedikit berkurang.

Selamat Mencoba :)

Komentar

  1. Saya ucapkan terima kasih bagi teman-teman yang sudah mengunjungi Dapur Ima.
    Bau Peapi Mandar ini adalah tulisan pertama saya di Dapur Ima sekaligus menduduki tulisan yang paling banyak pengunjungnya sampai saat ini. Yang lain masih puluhan sedangkan Bau Peapi Mandar sudah ribuan kali.
    Saya berharap tulisan saya di Dapur Ima bermanfaat bagi teman-teman pembaca Dapur Ima.

    BalasHapus

Posting Komentar

Terimakasih banyak telah berkunjung dan membaca tulisan di Dapur Ima, semoga bermanfaat. Khusus bagi komentar yang tidak sesuai dengan topik, mohon maaf karena saya akan menghapusnya.

Paling Banyak Dibaca

7 Bentuk Spuit Kue dan Hasilnya

Manfaat Minum Entrasol QuickStart

Ubi Rebus Keju